PEMBENTUKAN GUGUS TUGAS COVID 19 KAMPUNG TABLASUPA TERTUTUP & ILEGAL

 

 

 

Kampung Tablasupa Saat ini belum ada kepala kampung Devinitif yang dilantik sejak pemilihan kepala kampung setelah masa jabatan kepala kampung lama berakhir 13 maret 2020, Sehingga Rapat Pembentukan Gugus Tugas Penanganan Vovid 19 Tingkat Kampung Tablasupa Distrik Depapre Kabupaten Jayapura yang di pimpin oleh sekertaris Kampung mendapat sorotan tajam dari sejumlah tokoh-tokoh masyarakat.

Pembentukan Gugus Tugas Tingkat kampung yang tidak mengundang Semua pihak yang ada di kampung dinilai Ilegal,dan hanya merupakan upaya untuk menghabiskan anggaran yang rencananya di potong dari Anggaran Kampung.

Kepala Dusun I Tablasupa Obed Kromsian setelah mendapat Informasih, mengatakan bahwa Kami yang punya wilayah ( Areal wisata Pantai Amai ), tetapi kami tidak diundang hadir, awalnya kami suda lakukan (Exen) berusaha kerja sama dengan pihak kepolisian untuk membatasih pengunjung ke areal wisata,itupun kami kerja tanpa biaya sepersenpun,hanya bermodal kerja sama antar kepolisian dan FKPM, Saya tidak tau menau pertemuan yang di buat oleh Sekertaris kampung Tablasupa Ben Yakup Esuwe. Saya sendiri Sebagai Kepala Dusun ( setingkat RW) Mempunyai Bawahan 3 RT, semuanya tidak diundang hadir.
Pertemuan tersebut juga tidak mengundang Kepala Dusun II dan 3 RT di wilayahnya ( areal wisata Harlen), Hal yang sama pula Babinkamtibmas tidak diundang ikut dalam pembentukan Gugus tugas ini,apalagi peserta yang hadir tidak ada tokoh agama,tokoh adat.

Pembentukan Gugus Tugas Di Tablasupa dinilai sarat dengan kepentingan terselubung beberapa oknum, untuk itu Kepala Dusun I Tablasupa yang juga sebagai Ketua FKPM ( Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat ) Meminta pihak Distrik dan juga DPMPK untuk tidak menanggapi pengajuan Struktur ilegal yang di bentuk.

Hal ini akan menimbulkan Persoalan di masyarakat, karena sejak beredarnya isu wabah Corona dari awal pihak RW dan RT serta Babinkamtibmas sudah lebih dulu melakukan pengawasan di lokasih masing-masing bersama masyarakat, setelah adanya informasih 100 juta akan di cairkan untuk penanganan peredaran Wabah ke kampung-kampung, kami kaget kalau orang-orang yang selama ini tidak pernah peduli dengan upaya penanganan t
cepat sekali mereka buat pertemuan.

Ada kecurigaan, bahwa pembentukan Gugus Tugas Kampung secara diam-diam ini untuk memaanfaatkan anggaran 100 yang akan di cairkan, kami akan menyurat secara resmi kepada Kepala distrik dan Pihak-pihak terkait lainnya untuk memperhatikan hal ini. ( Admin )

About Admin 41 Articles
Pengelola Weeb Tablasupa

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*